5 Karakter Lionel Messi yang Selaras dengan Nilai Islam dan Layak Diteladani
Jakarta – Setiap kesuksesan memiliki proses yang panjang. Di balik berbagai pencapaian besar, selalu ada usaha, kesabaran, dan karakter baik yang dibangun selama bertahun-tahun. Hal itulah yang dapat dilihat dari perjalanan Lionel Messi hingga menjadi salah satu pesepak bola terbaik dunia.
Walaupun Lionel Messi bukan seorang muslim, ada sejumlah sikap yang ia tunjukkan dan selaras dengan nilai-nilai Islam. Berikut penjelasannya.
1. Seorang Pekerja Keras
Perjalanan Lionel Messi dimulai sejak masih kecil. Saat berusia empat tahun, ia sudah mengikuti latihan dan pertandingan sepak bola. Pada masa itu, nenek dari pihak ibunya, Celia, menjadi sosok yang selalu menemani dan memberi dukungan agar Messi terus mengejar cita-citanya.
Kerja keras yang dilakukan sejak kecil akhirnya membuahkan hasil luar biasa. Lionel Messi menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah yang berhasil memenangkan World Cup Golden Ball sebanyak dua kali, yaitu sebagai pemain terbaik turnamen pada tahun 2014 dan 2022.
Islam juga mengajarkan pentingnya bekerja dengan sungguh-sungguh untuk meraih hasil yang baik. Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada seseorang memakan suatu makanan yang lebih baik dari makanan hasil kerja keras tangannya sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Dawud ‘alaihis salam makan dari hasil kerja keras tangannya.” (HR. Bukhari)
2. Penyayang Keluarga
Di balik kesibukannya sebagai pesepak bola dunia, Messi juga dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan keluarganya. Ia menikah dengan teman masa kecilnya, Antonela Roccuzzo.
Keduanya telah saling mengenal sejak kecil dan kini dikaruniai tiga orang putra. Bahkan, Messi beberapa kali menyebut istri dan ketiga anaknya sebagai pencapaian terbesar dalam hidupnya.
Kasih sayang kepada keluarga juga mendapat perhatian besar dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW bersabda:
“Yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik terhadap keluarga. Dan aku adalah yang terbaik kepada keluarga.” (HR al-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)
Dari hadits ini dapat diketahui bahwa salah satu ciri orang yang baik adalah mampu memperlakukan keluarganya dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab.
3. Rendah Hati
Meski dikenal di seluruh dunia dan memiliki banyak prestasi, Messi tetap mempertahankan sikap rendah hatinya. Ia dikenal ramah kepada para penggemar, meluangkan waktu untuk berfoto dengan lawan yang mengaguminya, menghibur penggemar muda, hingga menyapa setiap anggota staf pelatih dan tim di balik layar. Sikap sederhana inilah yang membuatnya dihormati oleh banyak orang.
Sifat rendah hati juga menjadi akhlak yang dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku agar bersikap tawaddhu’ (merendahkan diri), hingga seorang tidak menyombongkan dirinya dihadapan orang lain dan tidak saling menganiaya”. (HR Muslim).
Sikap tawadhu’ membuat seseorang dihormati bukan karena kesombongannya, melainkan karena akhlaknya.
4. Membantu Sesama
Karakter baik Messi juga terlihat dari kepeduliannya terhadap orang lain. Melalui Yayasan Leo Messi, ia membantu anak-anak rentan di berbagai negara dengan menyediakan dukungan pada bidang pendidikan, layanan kesehatan, dan olahraga.
Membantu sesama juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda:
“Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebut menolong saudaranya.” (HR. Muslim)
5. Sabar dalam Meraih Kesuksesan
Selain kerja keras, perjalanan Lionel Messi juga menunjukkan pentingnya kesabaran. Ia memulai karier sepak bola profesional pada tahun 2003. Artinya, hampir dua puluh tahun ia terus berjuang hingga akhirnya berhasil mengangkat trofi Piala Dunia, salah satu impian terbesar dalam kariernya.
Perjalanan panjang itu menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak diraih secara instan. Dibutuhkan usaha yang konsisten, ketekunan, dan kesabaran untuk melewati berbagai tantangan tanpa mudah menyerah.
Allah SWT berfirman:
“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqarah ayat 155).
Islam mengajarkan umatnya untuk menghargai akhlak yang baik. Karena itu, meskipun Lionel Messi bukan seorang Muslim, karakter positif yang ia tunjukkan dapat menjadi pelajaran dan motivasi untuk terus memperbaiki diri selama tetap sejalan dengan syariat Islam.