Ledakan Keras di Prambanan Ternyata dari Kembang Api Prewedding Sespri Prabowo
Klaten – Suara ledakan keras yang didengar warga sekitar candi Prambanan ternyata berasal dari kembang api untuk acara prewedding Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden Prabowo.
Suara ledakan besar yang berulang di sekitar Candi Prambanan, Klaten sempat menghebohkan warga setempat yang tinggal di sana. Suaranya begitu yang memekakkan telinga.
Belakangan terungkap, suara ledakan itu berasal dari kembang api yang dinyalakan sebagai bagian dari acara prewedding Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah.
“Menurut informasi memang begitu, dari Rizky sekretaris kepresidenan. Pelaksanaan tanggal 24 dan 26 Juni,” kata Kepala Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Raksono, Jumat (26/6/2026).
Raksono menuturkan, ledakan bersumber dari kembang api dari sesi pengambilan foto dan video prewedding. Lokasi di lahan kosong dekat Mandala Wisata.
“Lokasi di lahan kosong dekat Mandala Wisata. Jadi itu pengambilan foto dan video saja,” jelasnya.
General Manager Candi Prambanan dan Ratu Boko, Leonardus Adityo Nugroho, saat dimintai konfirmasi enggan menjelaskan detail apakah betul prewedding itu Sespri Presiden, Rizky Irmansyah. Ia hanya menjelaskan bahwa identitas sosok yang menyalakan kembang api adalah customer.
“Itu customer, soal identitasnya kami tidak bisa ungkap. Coba ke panitianya,” kata Leonardus.
Menurut Leonardus, kembang api tersebut dinyalakan di luar kompleks TWC Prambanan. Sebab di kompleks TWC memang tidak bisa
“Di dalam kan memang tidak bisa. Yang di dalam itu hanya pengambilan foto dan video saja,” lanjut Leonardus.
Ranti (40), warga Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan mengatakan warga mengetahui ada kembang api malam kejadian. Suaranya keras sehingga warga menonton.
“Ya keluar rumah menonton. Katanya itu mantenan ajudannya pak presiden,” kata dia di rumahnya.
Peristiwa suara ledakan tersebut viral usai diunggah di media sosial (medsos). Di postingan media sosial, disertakan video suasana perumahan. Terdengar bunyi ledakan bersahutan dan terlihat langit berwarna merah.
“21:39 Info min di daerah Kalasan Sleman terdapat ledakan yang cukup keras berwarna merah. Seperti kembang api dari arah Prambanan tapi ternyata bukan, ini udah berapa kali saya mendengarnya hingga tengah malam. Tolong akun saya disamarkan min terima kasih,” tulis unggahan di akun Facebook Merapi _News seperti dikutip, Kamis (25/6/2026).
Lokasi peluncuran kembang api itu awalnya hendak di dekat futsal timur TWC di RT 19 Desa Tlogo. Namun karena padat penduduk dikomplain.
“Dikomplain warga ternyata pindah ke utara di dekat Mandala wisata, di lahan kosong. Tidak ada laporan kerusakan,” terang Raksono.
Ledakan itu begitu mengagetkan warga. Awalnya dikira bukan kembang api, karena ledakannya cukup besar.
“Dikira bukan kembang api karena kerasnya dentuman sehingga keluar rumah. Kaca sampai bergetar,” kata Utomo, warga sekitar candi Prambanan.
Setelah keluar rumah, warga baru mengetahui ada yang menyulut kembang api. Ia menuturkan baru kali ini ledakan kembang api cukup besar dan mengagetkan.
“Baru kali ini, biasanya jika ada acara tidak sebesar ini suaranya. Tidak ada kerusakan rumah, saya sempat merekam mungkin lebih dari lima kali. Jadi bukan di dalam taman wisata candi Prambanan, di sebelah timurnya. Suaranya sampai Kalasan (Sleman),” tutup dia.
