Ria Resty Fauzy Rayakan 40 Tahun Berkarya Lewat Konser-Rilis Lagu Baru
Jakarta – Penyanyi senior Ria Resty Fauzy masih menunjukkan taringnya di belantika musik Indonesia. Ia habis menggelar konser spesial bertajuk 40 Tahun Berkarya Ria Resty Fauzy.
Ria Resty Fauzy mengadakan acara spesial itu pada Sabtu, 27 Juni 2026, lalu di Ballroom Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta Pusat. Kehadiran sederet musisi legendaris era 80-90, seperti Obbie Messakh, Endang S Taurina, Ratih Purwasih, Lies Meinawati, Julian Dekrita, Etrie Jayanti hingga Gandhi S menambah kemeriahan konser.
Mereka tampil membawakan sejumlah lagu-lagu hits yang pernah membesarkan nama Ria, seperti Cintaku Sedalam Lautan Atlantik, Sinar Matamu Bagai Besi Sembrani, Cintaku Sampai ke Ethiopia, Sepatu Dari Kulit Rusa, hingga Kututup Layar Cintaku. Hal itu pun membuat sebuah malam penuh kenangan yang sarat emosi.
“Bagi saya, kembali bernyanyi bukan soal mengejar popularitas atau materi. Musik sudah menjadi bagian dari hidup saya selama 40 tahun, dan panggung selalu punya tempat yang tidak bisa digantikan apa pun,” ujar Ria Resty Fauzy dalam keterangan resmi, Senin (29/6/2026).
Gak lama setelah konser, Ria mengeluarkan lagu baru. Single berjudul Rindu Yang Menyiksa yang merupakan hasil ciptaan Dommy Alen dan diproduseri langsung olehnya, menjadi simbol kebangkitan baru bagi perjalanan musikal Ria Resty Fauzy.
Dengan karakter vokal pop yang khas dan nyaris tak berubah, Ria menghadirkan nuansa hangat yang langsung membawa pendengar kembali ke masa ketika lagu-lagu pop melankolis menjadi soundtrack kehidupan banyak orang. Balutan aransemen sederhana namun kuat secara rasa, menjadi identitas yang selama ini melekat pada dirinya.
“Saya ingin kembali berkarya, kembali menciptakan lagu yang bisa diterima masyarakat, dan semoga Rindu Yang Menyiksa menjadi awal perjalanan baru itu. Kalau masih ada penonton yang berdiri, bernyanyi bersama, lalu memberikan tepuk tangan dengan tulus, itulah bayaran paling mahal yang pernah saya terima. Saya percaya, selama masih ada cinta dari pendengar, seorang penyanyi tidak pernah benar-benar selesai,” tuturnya.
Ria Resty Fauzy merupakan penyanyi yang era keemasannya pada dekade 1980 hingga 1990-an. Gak cuma di Indonesia, namanya juga dikenal luas di Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Singapura. Beberapa penghargaan yang pernah didapat di antaranya 5 Golden Record, BASF Awards untuk lagu Cintaku Sampai Ke Euthiopia 1987, dan HDX Awards untuk lagu Kututup Layar Cintaku 1988.