Jakarta – Penyanyi muda yang dikenal membawakan lagu-lagu Mandarin, Icha Yang, mengaku terkejut saat mengetahui dirinya mendapat perhatian dari pebisnis sekaligus figur inspiratif media sosial, Inge Fang. Sosok Inge yang memiliki pengaruh luas, baik di dalam negeri maupun mancanegara, bahkan beberapa kali membagikan video saat dirinya menyanyikan lagu milik Icha.
Dukungan tersebut menjadi suntikan semangat tersendiri bagi Icha dalam mengembangkan kariernya di industri musik. Penyanyi berusia 24 tahun asal Jember, Jawa Timur itu kini semakin percaya diri, terlebih setelah mendapat kesempatan tampil di stasiun televisi Hunan TV melalui program Qing Chun Chuang·Ge.
“Rasanya seperti mimpi bisa mendapat perhatian dari sosok seperti Inge Fang. Ini jadi motivasi besar untuk terus berkembang,” ujar Icha kepada Detikcom, Jumat (17/4/2026).
Menurut Icha, Tiongkok menjadi salah satu tolok ukur penting dalam perjalanan kariernya sebagai penyanyi lagu Mandarin dari Indonesia. Ia merasakan sambutan yang cukup positif, baik dari masyarakat keturunan Tionghoa di Tanah Air maupun ketika tampil langsung di Tiongkok.
“Tidak mudah menyanyikan lagu Mandarin, apalagi saya orang Indonesia dan tidak memiliki keturunan Tionghoa. Tapi itu justru menjadi tantangan yang saya nikmati,” ungkapnya.
Keseriusannya di genre tersebut juga terlihat dari berbagai terobosan yang ia lakukan. Icha kerap mengaransemen ulang lagu Indonesia ke dalam versi Mandarin, maupun sebaliknya, dengan sentuhan musik yang lebih energik agar menarik perhatian generasi muda.
Sejumlah penampilannya di berbagai panggung pun menuai respons positif. Penonton tak jarang terbawa suasana hingga ikut bergoyang mengikuti irama lagu yang dibawakannya.
Dengan dukungan yang terus mengalir, Icha optimistis mampu menghadirkan warna baru di industri musik, sekaligus memperkenalkan karya bernuansa Mandarin dari Indonesia ke kancah internasional.